17
Sun, Dec
20 New Articles

INFOSULBAR.COM, Olahraga — Chelsea dikabarkan besar akan melakukan perubahan signifikan dalam formasi timnya saat menjamu Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris di Stamford Bridge Ahad malam ini.
 
Sejumlah media Inggris melaporkan bahwa pelatih Antonio Conte kecewa melihat tampilan anak asuhnya saat dikalahkan AS Roma 0-3 di Liga Champions pekan lalu. Salah satu pemain yang dianggap tampil di bawah form adalah David Luiz.
 
Karena itu, bek asal Brasil ini kemungkinan akan kehilangan tempatnya di tim utama, bahkan mungkin dari skuad yang akan menghadapi United. The Sun melaporkan, Andreas Christensen kemungkinan akan menggantikan Luiz di lini belakang.
 
Bila benar dilakukan, hal ini akan jadi perjudian besar bagi Conte, yang belakangan posisinya tengah disorot menyusul hasil buruk Chelsea di awal musim ini. Menurut The Sun, David Luiz adalah salah satu pemain favorit pemilik Chelsea Roman Abramovich, sehingga putusan untuk mendropnya bisa menjadi bumerang bagi Conte.
 
Rencana perubahan lain diungkapkan media Inggris lainnya, Metro. Conte kemungkinan akan mengubah formasi pemain di lini tengah. Duet Tiemoue Bakayoko dan Cesc Fabregas yang diturunkan saat melawan AS Roma akan diganti dengan Denny Drinkwater dan N'Golo Kante. Bila benar diturunkan maka akan jadi kerja sama bagi keduanya di Liga Inggris musim ini. Sebelumnya kedua pemain ini bergantian diganggu oleh cedera.
 
Conte mengakui bahwa ia timnya tak boleh kalah di laga ini bila ingin tetap menjaga peluang bersaing dalam perebutan gelar juara. "Kami perlu bermain dengan lebih lapar, lebih berhasrat, dan lebih kuat karena saya tidak suka dengan kekalahan," kata dia.
 
Chelsea, yang merupakan juara Bertahan, kini hanya menempati posisi keempat klasemen dengan nilai 19 dari 10 laga atau tertinggal 9 angka dari Manchester City di puncak Klasemen. Manchester United sendiri berada di posisi kedua dengan nilai 23.

INFOSULBAR.COM, Olahraga— Arsenal dan Manchester City memang berhasil memenangkan laga babak 16 besar Piala Liga Inggris melawan lawan-lawannya pada Rabu dini hari tadi. 
 
Namun, mereka disebut terancam terdiskualifikasi karena melanggar aturan soal pergantian pemain.
 
Arsenal berhasil membungkam Norwich City dengan skor 2-1 dengan harus memainkan babak tambahan. Sementara Manchester City menang 4-1 dalam drama adu pinalti melawan Wolverhampton Wanderers.
 
Media Inggris The Sun, menyebutkan bahwa kedua itu itu melanggar aturan pergantian pemain. Arsenal dan Manchester City sama-sama memasukan 4 pemain pengganti pada laga itu.
 
Arsenal memasukan Chuba Akprom pada menit ke-70, E Nketiah pada menit ke -85, Josh Da Silva pada menit ke-105 dan J Willock pada menit ke-114. Pada laga lainnya, Manchester City memasukan Kevin de Bruyne pada menit ke-82, John Stones pada menit ke-90, Leroy Sane pada menit ke-95 dan Kyle Walker pada menit ke-103.
 
Menurut The Sun, Piala Liga Inggris sebenarnya memperbolehkan setiap tim untuk melakukan pergantian hingga 4 kali musim ini. 
 
Namun, hanya satu pemain yang diperbolehkan untuk diganti setelah laga berlangsung lebih dari 90 menit.
 
"Setiap tim diperbolehkan membawa 7 pemain pengganti tetapi hanya 3 yang boleh ambil bagian dalam pertandingan," begitu bunyi peraturannya.
 
"Jika pertandingan berlangsung hingga babak tambahan, setiap klub diperbolehan menggantikan pemain tambahan (hanya dalam babak tambahan)," bunyi peraturan lainnya.
 
Otoritas Sepak Bola Inggris, FA, belum memberikan komentar terkait masalah ini. Meskipun begitu pelatih Arsenal, Arsene Wenger, tetap menganggap pergantian yang dilakukannya sah. 
 
"Ya," ujarnya singkat saat ditanya soal legalitas pergantian pemain itu. 
 
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, belum berkomentar soal ini.

INFOSULBAR.COM, Olahraga — Ratu Tisha Destria terpilih jadi Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI yang baru. Dia berharap bisa membawa sepakbola Indonesia ke arah lebih baik.

PSSI mengumumkan Tisha jadi Sekjen barunya, menggantikan Ade Wellington, Jumat (7/7/2017) kemarin. Mantan Direktur Kompetisi dan Operasional PT Gelora Trisula Semesta, operator ISL, akan menjabat sampai 2020.

Tisha memang kandidat kuat jadi Sekjen sejak awal seleksi yang diikuti 32 orang. Seleksi itu berlangsung sejak Mei lalu, hingga akhirnya Tisha terpilih dengan predikat sangat layak menurut ketum PSSI, Edy Rahmayadi.

Tisha sendiri mengaku belum tahu secara mendetail tugas seperti apa yang akan diembannya.

"Iya, saya sendiri sudah diinfo PSSI tadi mengenai penunjukkan saya sebagai Sekjen. Selanjut saya ikut proses kerja dan agenda PSSI. Semoga yang terbaik untuk sepakbola Indonesia ke depannya," ucap Tisha seperti yang dilansir dari detikSport.

Tisha rencananya akan dilantik pekan depan. Wakil Ketua Iwan Budianto berharap agar Sekjen perempuan pertama PSSI itu bisa menjalankan fungsinya sebaik mungkin.

More Articles ...