18
Fri, Aug
17 New Articles

INFOSULBAR.COM, Mamuju — Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat kembali merilis perkembangan Ideks Harga Konsumen (IHK), Selasa (4/7/17) untuk kondisi bulan Juni Tahun ini.
 
Sesuai data, hasil survei IHK 82 Kota di Indonesia pada bulan Juni, menunjukkan bahwa sebanyaj 79 Kota yang mengalami inflasi dan 3 Kota mengalami deflasi.
 
Menurut Kepala BPS Sulbar, Suntono, Inflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 4,48 persen dengan IHK 150,91, dan terendah di Merauke 0,12 persen dengan IHK sebesar 135,57.
 
"Dengan inflasi sebeaar 0,99 persen dan IHK 128,92, Mamuju menempati urutan ke-29 dari 79 Kota yang mengalami inflasi," kata Suntono.
 
Dia menguraikan, inflasi di Mamuju terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh peningkatan indeks harga pada enam kelompok pengeluaran.
 
Seperti kelompok bahan makanan 3,03 persen. Kemudian kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,28 persen. Sedangkan kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,50 persen.
 
Sementara, kelompok sandang 0,18 persen, lalu kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,05 persen. Selanjutnya adalah kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 0,42 persen.
 
"Dan untuk satu kelompok pengeluaran yaitu kelompok kesehatan masih relatif stabil atau tidak mengalami perubahan," pungkasnya.

Infosulbar.com--Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) dan UKM Sulawesi Barat, telah melatih 1.000 pelaku usaha kecil menegah (UKM) program unggulan daerah melalui zona industri pedesaan. Dan, industri keripik pisang merupakan salah satu hasil dari binaan program tersebut.
 
Kepala Diskoperindag dan UKM Sulawesi Barat, Suarnati, saat memperlihatkan sampel kripik pisang kepada wartawan mengatakan, sampel tersebut merupakan hasil industri rumah tangga masyarakat yang masih sederhana.
 
“Selanjutnya tugas Diskoperindag dan UKM untuk membina agar produk olahan ini bisa berdaya saing, terkhususnya di masyarakat ekonomi asean, termasuk pemberian label untuk legalitas produk serta kemasan,” kata Suarnati, Senin (15/02).
 
Suarnati menambahkan, pemberian legalitas produk usaha kecil menegah telah diatur dalam peraturan presiden nomor 98 Tahun 2014 tentang pemberian izin usaha mikro kepada masyarakat, serta diikuti dengan keputusan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 38 Tahun 2014 tentang pendelegasian kewenangan penerbitan izin usaha yang dilimpahkan kepada camat.
 
“Untuk menindaklanjuti itu, dalam waktu dekat Diskoperindag dan UKM Sulbar akan melakukan rapat koordinasi dengan camat terkait hal tersebut,” ucapnya.
 
Tindakan ini juga, lanjut Suarnati, dianggap sebagai usaha untuk mempermudah pelaku usaha mikro dalam mendapatkan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), yang kebanyakan digunakan pelaku usaha untuk mendapatkan fasilitas kredit dari perbankan. (MS/Ed:Ashari).

INFOSULBAR.COM, Mamuju Jelang lebaran, harga bawang putih di Pasar Lama dan Pasar Baru regional, Mamuju, mulai menurun.
 
Berdasarkan pantau wartawan, Minggu (18/6/2017), harga bawang putih yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 48 ribu per kilogram, kini mulai turun menjadi Rp 30 ribu per kilogram.
 
Salah seorang pedagang, Hj. Mardewi, mengatakan menurunnya harga komoditi bawang putih ini diperkirakan akibat banyaknya stok di pasar memasuki lebaran.
 
"Sudah turun sekarang harga bawang putih kemarin-kemarin harganya Rp 48 ribu, sekarang turun hargami jadi Rp 30 ribu per kilo. Ini turun, mungkin karena stok memang lagi banyak jelang lebaran, pak," ucapnya
 
Sementara, di Pasar Baru Regional Mamuju juga mengalami penurunan.
 
Meskipun penurunannya tidak sesignifikan di pasar lama Mamuju, namun harga bawang yang semula Rp 48 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp 35 ribu per kilogram.
 
"harga bawang puitih turun. Biasanya kami jual Rp 48 ribu per kilogram, sekarang sudah Rp 35 ribu per kilogramnnya. Karena memang banyak stoknya jelang lebaran ini," kata salah seorang pedagang di pasar baru regional Mamuju, Firman.

Infosulbar.com--Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Sulawesi Barat berencana melakukan rekrutmen 1.000 pengusaha pemula di daerah ini dalam mendorong kemajuan di sektor ekonomi. Program ini akan lebih mengutamakan untuk merekrut anak muda desa dan mahasiswa yang memiliki semangat dan keinginan untuk menjadi pengusaha.
 
"Rekrutmen ini tidak dipungut biaya. Kita utamakan anak-anak muda Desa dan mahasiswa yang memang konsentrasi di bidang bisnis ataupun punya keinginan di sektor bisnis. Di Sulbar, kita target 1.000 pengusaha muda, dan kita mulai Tahun 2015 untuk merekrut sebanyak 500 calon pengusaha pemula dan Tahun 2017 sebanyak 500," kata Ketua Hipmi Sulbar, Supriadi Yusuf, Minggu (15/11/15).
 
Menurut Supriadi, perekrutan ini dilakukan juga untuk mendukung persiapan Sulawesi Barat dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan berlangsung akhir 2015 ini.
 
"Ini adalah persiapan menghadapi MEA. Dan, target utama kita sebenarnya Indonesia harus memiliki minimal 2 persen pengusaha. Dan Hipmi sendiri akan melakukan pembinaan kepada calon-calon pengusaha pemula itu," katanya.
 
Program ini, tambah Supriadi, juga sudah dikerjasamakan dengan sejumlah Bank di Indonesia, seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Nasional Indonesia (BNI).
 
"Di pusat, Hipmi sudah kerjasama dengan BRI dan BNI. Nah, nanti kita akan bantu pengusaha-pengusaha pemula ini dalam bentuk modal untuk mendorong ekonomi kreatif mereka," sebut mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulbar ini. 

INFOSULBAR.COM, Mamuju — Calon Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) memanfaatkan masa kampanyenya dengan blusukan ke Pasar Regional Mamuju, Selasa (22/11). Di sana, Bupati Mamuju dua periode itu lebih bayak menyapa para pengunjung pasar sambil bersalaman dengan mereka.
 
Tak hanya itu, di pasar yang kini sedang dironavasi tersebut, SDK juga banyak melayani permintaan 'selfie' dari pengunjung pasar.
 
Di beberapa venue kampanye, SDK terus menyuarakan beberapa program prioritasnya jika di Pemilukada nanti ia dan Kalma Katta terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur.
 
Apa itu ?. Di beberapa rangkaian kampanye yang telah ia tuntaskan, SDK sering menyebut penggratisan seragam bagi anak SMA sederajat, pembagian kartu BPJS, serta pembagian anggaran infrastrktur Rp. 100 Milyar per tahun per kabupaten.
 
Di sisi lain, SDK juga punya rencana soal peningkatan kesejahteraan bagi para pelaku ekonomi mikro. Hal itu ia umbar saat menuntaskan agenda blusukan di Pasar Regional Mamuju.
 
Dengan gaya yang santai, di salah satu Warkop di Mamuju, SDK sempat menyinggung soal komitmen pemberdayaan pelaku ekonomi mikro di Sulawesi Barat.
 
Untuk urusan itu, SDK menjelaskan, cara untuk menjawab persoalan yang masih membelit para pelaku ekonomi mikro di Sulawesi Barat ialah dengan memberi kemudahan akses permodalan kepada mereka.
 
"Jadi, kita akan fasilitasi pelaku ekonomi mikro kita dengan memberi kemudahan untuk memperoleh akses modal. Pemerintah harus hadir untuk persoalan seperti itu," kata SDK.
 
Ia mengatakan, pemerintah wajib memberikan perhatian berlebih kepada pelaku ekonomi mikro. Menurutnya, kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah harus mampu merangsang geliat pertumuhan ekonomi mikro yang ada di Sulawesi Barat.
 
"Bisa juga memberikan bantuan kepada para pelaku ekonomi mikro kita. Apakah itu dititip di pihak perbankan, atau langsung ditangani oleh dinas terkait. Dengan begitu, saya yakin, pertumbuhan ekonomi mikro kita bisa berlipat ganda," paparnya.
 
Ketua DPD Demokrat Sulawesi Barat itu menyebut, pelaku ekonomi mikro semestinya mendapat keberpihakan pemerintah yang berlebih. Di mata SDK, ekonomi mikro merupakan salah satu pilar utama penopang pertumbuhan ekonomi di suatu daerah.
 
"Saya kira, hal itu bisa kita lakukan. Kita sudah punya data pelaku ekonomi mikro di Sulbar ini, tinggal bagaimana kita membuat kebijakan yang pro kepada mereka. Dengan begitu, saya yakin kita bisa menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkas SDK.

Infosulbar.com--Akibat kabut asap yang melanda Sulawesi Barat, Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman batal mendarat di Bandara Tampa Padang, Mamuju, Sulbar, Kamis (22/10) kemarin.

 

Namun, batalnya Mentan menyambangi Sulbar, sejumlah agenda tetap berjalan. Seperti penyerahan bantuan kepada masyarakat petani. Penyerahan bantuan  dilakukan oleh Direktur Budidaya dan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Dr. Ir. Nandang sunandar  di acara pesta panen di Desa Pure,  kecamatan Kaluklu, Mamuju. 

 

"Kami mengucapkan permohonan maaf karena seharusnya pak Menteri pertanian yang hadir di sini, tapi karena kondisi alam dengan banyaknya kabut asap sehingga pesawat yang di gunakan tidak dapat mendarat. Akhirnya Pak Menteri kembali kemakassar, " kata Nandang Sunandar.

 

Ia mengatakan, Sulawesi Barat tahun ini untuk sektor pertanian telah mendapat bantuan dari pemerintah pusat mencapai Rp 400 miliar lebih. Tahun sebelumnya, Sulbar hanya mendapat alokasi anggaran sekitar Rp 100 milar lebih. Sehingga, terjadi peningkatan yang siginifikan, ini karena perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian sangat baik.

 

"Kami juga meminta kepada pemerintah Sulawesi Barat agar dapat meningkatkan luas tanamam pertanian pada tahun ini.  Ketika itu dapat dicapai dan melebihi target yg diberikan maka pemerintah pusat akan memberikan reward, " ujarnya. (RH/Ashari).

INFOSULBAR.COM - Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Barat dalam beberapa tahun terakhir ini ternyata mengalami tren penurunan yang cukup signifikan. Hal ini terungkap dalam sebuah seminar yang bertemakan “Investasi dan Peluang Bisnis di Sulawesi Barat”.

Infosulbar.com--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) dan Direktur Utama (Dirut) PT. Merpati Airlines telah melakukan Memorandum Uf Understanding (MoU) atau kesepakatan bersama mengenai pelaksanaan sekolah penerbangan di Sulawesi Barat.
 
Direktur PT. Merpati, Asep Eka Nugraha menyampaikan, MoU dengan pemerintah Sulawesi Barat sebagai tanda bahwa sekolah penerbangan di Provinsi ke 33 di Indonesia ini telah di buka.
 
"Mamuju dipilih sebagai tempat sekolah penerbangan karena di daerah ini belum padat penerbangan, dan ini merupakan sekolah penerbangan pertama yang ada di indonesia Timur," kata Asep saat memberikan sambutan pada acara Ramah Tamah dan Penandatanganan MoU Sekolah Penerbangan, Rabu (14/10) malam.
 
Ia berharap, kehadiran Sekolah Penerbangan tersebut, melahirkan pilot-pilot hebat dari Indonesia Timur, khususnya di Sulawesi Barat.
 
Sementara, Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, mengapresiasi dengan terlaksananya MoU dengan pihak Merpati Airlines untuk membangun sekolah penerbangan yang pertama di Indonesia bagian Timur.
 
"Kami akan memberikan dukungan kepada pihak Merpati agar sekolah penerbangan selalu berjalan dengan baik," ujar Gubernur Sulbar dua periode itu. (RH/Ashari).

Infosulbar.com--Gubernur Sulawesi Barat, Anwar Adnan Saleh, menegaskan sensus ekonomi 2016 yang dicanangkan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar, sangat penting sebagai barometer dalam penyusunan program pembangunan pemerintah di Sulawesi Barat.
 
“Sensus ekonomi itu penting, karena dasar itulah yang dipakai untuk menyusun suatu program pembangunan, ini juga yang menjadi alat ukur keberhasilan para kepala daerah bahkan presiden,” tegas Anwar kepada wartawan, Jum’at (26/02).
 
Anwar menambahkan, hasil dari sensus ekonomi sangatlah sensitif. Olehnya, ia berharap BPS Sulbar mengeluarkan hasil sensus yang akurat tanpa kesalahan sedikitpun.
 
“Ini yang kita harapkan, agar hasil sensusnya akurat, karena kalau ini salah, semua program akan salah. Banyak sekali variabel yang mempengaruhi di statistik ini. Ini menjadi alat ukur keberhasilan para kepala daerah maupun presiden,” harapnya.
 
Gubernur Sulbar dua periode ini, juga menghimbau kepada media, agar berpartisipasi aktif dalam mensosialisasikan sensus ekonomi.
 
“Saya kira sensus ekonomi ini sangat penting dan saya harap media ikut berperan mensosialisasikan, agar program kita juga bisa susun dengan cepat dan tepat,” tutupnya. (MS/Ed:Ashari) (Poto:RS).

Infosulbar.com--Gubernur Bank Indonesia (BI) telah meresmikan pembangunan kantor Bank Indonesia Perwakilan Sulbar di Mamuju. Pembangunan kantor Bank Indonesia merupakan suatu perjuangan panjang dan telah melalui suatu kajian terkait kelayakan pembangunan Bank Indonesia.

 

Gubernur Sulawesi Barat,  Anwar Adnan Saleh menyampaikan dengan dibangunya kantor Bank Indonesia akan mendorong percepatan peningkatan pembangunan di daerah ini. Pembangunan Bank Indonesia di Mamuju juga akan membuka investor masuk di sulawesi barat untuk berinvestasi  dan membuahkan usaha. 

 

"Dengan kehadiran BI di Sulbar tentunya ini akan membuka investor masuk ke Sulbar, meski yang menjadi kendala saat ini penerbangan udara berupa pesawat yang di gunakan masih kecil dan kami telah meminta beberapa kali agar bisa pesawat yang lebih besar, karena pesawat presiden telah mendarat di Bandara Udara Tampa Padang Mamuju," katanya.

 

Anwar berharap, Bank Indonesia dapat mengatasi sejumlah permasalahan yang ada di daerah ini, terutama masalah yang menyangkut keuangan. 

 

Sementara itu,  Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo menyampaikan akan mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Sulbar dan menekan angka inflasi. Ia juga akan melakukan penyediaan uang kuartal. (RH/Ashari).

More Articles ...