17
Sun, Dec
20 New Articles

INFOSULBAR.COM, Polman — Seorang anggota Polisi Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) Polres Polman, Muhlis, patut dicontoh dan diacungi jempol.
 
Betapa tidak, Brigadir Polisi Muhlis rela merogoh kocek untuk memberikan bantuan kepada salah seorang warga miskin, Nurul, yang tinggal di lingkungan Koppe, Kelurahan Pekkabata, Kabupaten Polman, belum lama ini.
 
Selain uang tunai, Muhlis juga memberikan bantuan pribadinya berupa beras 25 Kg, telur ayam 2 rak dan sejumlah kebutuhan lain.
 
Mukhlis, seperti yang dikutip dari Seputarsulawesi.com, mengaku, setelah mengetahui adanya warga miskin dan membutuhkan bantuan di lingkungan Koppe, ia pun segera bergegas dan menyiapkan bantuan.
 
"Saya dapat info kalau ada warga miskin di sini, bahkan kadang cuman makan nasi saja dan anak bayinya diberikan teh karena tidak mampu membeli susu," katanya.
 
Selain bantuan, Muhklis juga mengaku, kedatangannya memberi bantuan alakadarnya, sekaligus untuk memberikan motivasi kepada keluarga Nurul untuk tetap bersemangat.
 
"Nurul dan keluarga harus tetap semangat dalam mencari pekerjaan lain yang dapat menunjang pemenuhan kebutuhan hidup keluarganya. Kalaupun nantinya Nurul dan keluarganya sudah kehabisan makanan, bisa mengunjungi Kepala Lingkungan Koppe atau saya selaku Babinkamtibmas," jelas Polisi kelahiran Noling, Kabupaten Luwu, 5 Maret 1987 ini. (Sumber:SS.com).

INFOSULBAR.COM, Polman  Innalillahi Wa'inna Ilaihi Roji'uun. Sulbar kembali berduka. Ketua DPRD Polewali Mandar (Polman), Hamzah Haya meninggal dunia, Rabu (29/3/2017) sekitar pukul 10.30 Wita.
 
Ketua DPD Partai Golkar itu menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Grestelina, Jalan Hertasning Baru, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
 
Kabar meninggalnya tokoh Golkar Polman itu tersebar luas di media sosial, seperti WhatsApp, Facebook dan Blackbarry Massenger (BBM).
 
"Innalillahi Wainna Ilaihi Raji'uun. Telah berpulang ke rahmatullah Bapak Hamzah Haya (Ketua DPRD Polman). Saya dapat kabar beberapa menit yang lalu dari keponakannya yang kebetulan Kepses SMP dekat rumah di Lampa," tulis Sekretaris DPW PKS Sulbar, Hajrul di group WhatsApp (WA) Orang Sulbar (OS).
 
Kabar meninggalnya Hamzah Haya juga dibenarkan sejumlah warga di Polman. Safiuddin melalui pesan WA juga membenarkan kalau Hamzah berpulang hari ini.
 
"Betul, almarhum sebenarnya lagi tugas ke Makassar, tiba-tiba sakit, dan meninggal dunia di IGD Rumah Sakit Grestelina," kata Safiuddin.

INFOSULBAR.COM, Polman — DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Polewali Mandar (Polman), disambangi tiga balon kadidat Pilbup Polman 2018. Ketiganya masing-masing mengambil formulir pendaftaran Cabup-Cawabup Polman hari ini, Kamis (8/6).
 
Datang pertama mengambil formulir adalah Dirga Adhy Putra Singkarru, menyusul politikus senior Salim S. Mengga dan terakhir Maenunis Amin.
 
Maenunis mengapresisasi sambutan pengurus DPC PKB Polman yang menyambut perwakilannya dengan sangat apresiatif.
 
"PKB menerima LO kami dengan sangat apresiatif," ucap maenunis.
 
Penyambutan penuh apresiatif itu, menurut pria sapaan Inu itu, menjadi indikator positif dari semakin dewasanya demokrasi di Polman. 
 
"Ketua PKB Polman bersama sejumlah pengurus terasnya menyambut langsung dan tidak membedakan kami dengan Dirga serta tokoh senior sekaliber Salim S. Mengga," katanya.
 
Ditanya tentang keseriusannya maju sebagai bakal calon Bupati-Wakil Bupati Polman, Maenunis menegaskan sikap politiknya.
 
"Ya pasti seriuslah, one hundred percent seriously! Kami sudah mendaftar di PDIP dan PKB selanjutnya ditunggu PAN, jikapun kemungkinan bersedia menerima kami ikut penjaringannya," ujar analis politik pemerintahan tersebut.
 
Terkait langkah-langkah yang akan ditempuhnya menuju Pilbup, Direktur Logos Research 'n Consulting ini mengaku tengah menjalankan sejumlah program strategis.
 
"Indikator akseptabilitas dulu yang didesain matang-matang. Kami masih tertinggal cukup jauh di tingkat popularitas dari para tokoh senior lainnya. Dua segmen ini yang kami target terprogres equal untuk mampu merebut trend survey. Ini kan yang juga menjadi mekanisme semua partai dalam menyeleksi kandidat, termasuk PDIP dan PKB," tutup Maenunis.

More Articles ...