18
Sat, Nov
89 New Articles

Panwaslu Dibekali Tata Cara Penyelesaian Sengketa Pemilu

Majene
Typography
INFOSULBAR.COM, Majene — Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Barat terus intens melakukan penguatan kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) se Sulbar.
 
Salah satunya adalah dengan menggelar rapat kerja tata cara penyelesaian sengketa dalam agenda kepemiluan, baik 2018 maupun 2019. Kegiatan ini digelar di Hotel Villa Bogor selama dua hari, Senin 13 Novemberhingga Selasa 14 November 2017.
 
Tujuannya, untuk menyiapkan berbagai hal dalam menghadapi Pilkada Serentak tahun 2018, khususnya Kabupaten Polman dan Mamasa, dan Pemilu DPR, DPD, DPRD, serta Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019.
 
Ketua Bawaslu Sulbar Sulfan Sulo, mengungkapkan bahwa mengantisipasi adanya kemungkinan sengketa antar peserta pemilihan maupun antara peserta dengan penyelenggara prmilu, maka jajaran pengawas tingkat Kabupaten semakin dilatih terhadap mekanisme dan tatacara penerimaan hingga proses penanganan penyelesaian sengketa.
 
Pengawas, sebut Sulfan, butuh kecermatan mendalami dan mengkaji setiap laporan sengketa.
 
"Oleh sebab itu pengawas harus dibekali skill dalam menerima laporan hingga kemampuan memutus perkara sengketa untuk mengantisipasi kemungkinan adanya sengketa pada Pilkada serentak tahun depan maupun Pemilu 2019," kata Sulfan.
 
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat, Idrus menyampaikan bahwa perlunya diutamakan pencegahan sedini mungkin, agar tidak terjadi sengketa pemilu mendatang.
 
"Jangan sampai ada sengketa, dan terkhusus kepada Kepala Sekretariat Kabupaten se Sulbar agar memfasilitasi Ketua dan Anggota Panwas kabupaten masing-masing sebaik mungkin, berikan fasilitasi maksimal untuk menunjang tugas-tugas Panwas dalam melakukan pengawasan," ucapnya.
 
"Perlu diingat ada 3 tupoksi Kepala Sekretariat, pertama memfasilitasi sarana dan prasarana, kedua fasilitasi pegawai, dan fasilitasi dari sisi pengelolaan keuangan, ketiga-tiganya sangat penting sebagai penunjang kinerja Panwas, tetapi fasilitasi kepegawaian adalah hal yang utama, karena pegawailah yang akan mengelola sarana prasarana dan pengelolaan keuangan," jelasnya menambahkan..
 
Menurutnya, keberhasilan pengawas melaksanakan tugas pengawasan tidak terlepas dari dukungan sekretariat yang mampu bekerja profesional dalam memberikan dukungan kepada Ketua dan Anggota Panwas, baik dukungan administrasi maupun dukungan pengelolaan anggaran pengawasan.
 
"Tempatkanlah pegawai sesuai keahlian dan kemampuannya agar pegawai tersebut dapat mengerjakan tugasnya dengan baik," pungkasnya
BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS