20
Sat, Jan
4 New Articles

Ini Kata ABM di Acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang Digelar KKDB

Mamuju
Typography
INFOSULBAR.COM, Mamuju — Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB) Sulawesi Barat, menggelar acara maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (7/1/18). Kegiatan itu dipusatkan di kediaman Doktor H. Bahtiar di Jl. Sukarno Hatta, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, 
 
Tampak hadir Gubernur Sulbar Muh. Ali Baal Masdar, anggota DPR RI Dapil Sulbar Andi Ruskati Ali Baal, Kabinda Sulbar Drs. Hamzah, Kapolda Sulbar Brigjendpol Baharuddin Djafar, Kepala Badan Kesbangpol Sulbar H. Rahmat Sanusi, pejabat Pemkab Mamuju Muhammad Syahril, tokoh Nahdlatul Ulama Amran HB, Pasi Intel Kodim 1418 Mamuju Kaptenk Arifuddin, para tokoh masyarakat, tokoh agama dan warga muslim sekitar.
 
Dalam kesempatannya memberikan sambutan, Gubernur Sulbar Muh. Ali Baal Masdar(ABM) mengungkapkan komitmennya untuk terus berbuat yang terbaik demi kemajuan daerah ini.
 
"Tugas kami mengayomi dan melindungi serta membina masyarakat secara ikhlas. Kita saling membantu dalam memajukan daerah ini. Kami tentu komitmen membina dan memberikan yang terbaik, sehingga kita dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata ABM.
 
Dia mengungkapkan, selama dirinya menjabat sebagai Gubernur Subar terdapat berbagai gejolak yang terjadi. Namun, mantan Bupati Polman ini mengaku, hal tersebut bukanlah menjadi penghalang untuk terus berbuat demi kemajuan Sulbar.
 
"Diri saya memang sudah saya hibahkan untuk pembangunan Sulbar. Saya tahu persis bahwa akhir-akhir ini banyak hal yang bergejolak yang kita jalani bersama, tapi itu dinamika demokrasi yang kita jalani bersama. Itu juga karena perhatian masyarakat. Makanya kalau ada mahasiswa yang datang demo tetap kita layani. Meskipun kita dimaki-maki tetapi itulah demokrasi," jelasnya.
 
Saat ini, tambah ABM, ada tiga hal yang telah diselesaikan oleh pemerintah provinsi Sulbar. Pertama terkait pembahasan anggaran perubahan tahun 2017, kemudian pengesahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan pembahasan APBD pokok tahun 2018.
 
"Awalnya banyak orang yang khawatir terkait pembahasan ini. Namun, yang pasti semua telah kita tetapkan bersama, dan akan kita laksanakan. Lusa (Selasa 9 Januari) akan saya panggil semua OPD untuk membicarakan keputusan dari DPRD terkait APBD Sulbar 2018," ujarnya.
 
Sementara itu, Kapolda Sulbar Brigjendpol Baharuddin Djafar saat membawakan hikmah maulid, berpesan agar silaturahmi tetap dirawat secara bersama, utamanya antara pemimpin dan masyarakatnya.
 
"Yang lebih penting adalah menyambung silaturahmi. Tali silaturahmi itu adalah antara dua orang atau antara satu dengan yang lain. Jadi, tali silaturahmi yang sebenarnya adalah kalau satu putus, maka yang satu yang menyambung. Itu perintah Allah SWT. Apalagi untuk mencapai tujuan, maka ada cara dan perlu kebersamaan untuk mencapainya, tentu melalui silaturahmi," jelasnya. 
 
Menurut Baharuddin, hakekat seorang pemimpin merupakan pilihan Allah SWT. Jika ada yang tidak taat pada pemimpin, itu berarti tidak taat juga kepada Allah SWT. Pun demikian, pemimpin dituntut untuk menjadi teladan yang baik bagi semua.
 
"Kalau kita tidak taat pada pilihan Allah berarti kita tidak taat pada Allah SWT. Maka para pemimpin di masa lalu selalu itu berdekatan dengan ulama, agar kebijakan yang diambil selalu untuk kemaslahatan umat. Begitulah juga yang mesti dilakukan oleh pemimpin saat ini. Maka yang paling baik adalah menerima usulan, termasuk usulan dari masjid," tuturnya.
 
"Silaturahmilah jugalah yang harus diperbuat oleh seorang pemimpin dan mampu mengayomi bawahannya. Pemimpin harus berikan contoh kepada rakyat kita, sehingga pemimpin ini melakukan langkah yang sudah tepat," sambungnya.
BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS