18
Sat, Nov
89 New Articles

Begini Cara LSM Jari Manis Peringati Hari Pahlawan Nasional

Mamuju
Typography
INFOSULBAR.COM, Mamuju — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Masyarakat Non Partisan (Jari Manis) Provinsi Sulawesi Barat, menggelar diskusi lintas pemuda, Jumat (10/11/17) di Warkop NU Nine, Karema, Mamuju.
 
Kegiatan bertema "Peran Pemuda Dalam Memperkokoh Persatuan Membangun Daerah dan Bangsa" dalam rangka memeringati Hari Pahlawan Nasional ke-72 Tahun 2017.
 
Diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan pemuda. Mereka di antaranya, Muhammad Yahya Hanafi (Sekretaris Ikatan Alumni PMII Cabang Mamuju), Muhammad Hatta Kainang (Praktisi Hukum dari LBH Sulbar) dan Muhammad Amril Daeng Marrui (Pengurus KNPI Sulbar).
 
Dalam kesempatannya, Ketua LSM Jari Manis Sulbar Ashari Rauf mengungkapkan, diskusi ini bertujuan untuk mewarisi semangat juang para pahlawan bangsa.
 
"Kita berdiskusi bersama bagaimana membangun perspektif dan menyatukan gagasan sekaligus memperkokoh persatuan kita dalam rangka memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah dan Bangsa," kata Ashari
 
Muhammad Yahya Hanafi, selaku narasumber menuturkan, pentingnya generasi muda memeringati momentum besar, 10 Novemre 2017, sebagai upaya untuk tidak melupakan sejarah para pahlawan.
 
"Pemuda adalah estafet kepemimpinan, maka pemuda harus kuat, punya moral yang baik dan siap meningkatkan kapasitas dan kualitasnya. Dari situlah generasi muda akan bisa ikut membangun kesadarannya memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara," jelasnya.
 
Narasumber lain, Muhammad Hatta Kainang, meneybut bahwa peranan pemuda dalam membangun daerah dan bangsa memiliki posisi strategis.
 
"Pemuda memang sangat seksi dalam menggerakkan isu. Pemuda harus mampu secara jernih melihat nilai-nilai perjuangan yang dilakukan oleh para pahlawan. Pemuda harus mampu menggerakkan komunitasnya secara positif, dan mereka itu dikala telah mampu melakukannya sehingga itu pantas disebut pahlawan," ucapnya.
 
Peranan lain, tambah Hatta, pemuda diharapkan mampu melanjutkan semangat juang yang dilakukan oleh para pahlawan pendahulu melalui ruang yang berbeda.
 
"Bagi saya, anak muda harus menanamkan nilai baik dan merubah masyarakat ke arah yang lebih baik. Ada banyak ruang dan kondisi dimana kita harus siap melakukan yang terbaik untuk bangsa dan negara kita, khususnya bagi daerah kita sendiri," harapnya.
 
Sementara itu, mantan Ketua KNPI Mamuju, Muhammad Amril Dg. Marrui mengungkapkan, kegiatan diskusi yang dilakukan seperti ini mencerminkan semangat nasionalisme yang diwarisi kaum muda.
 
"Ini cerminan bahwa dalam diri kita masih sangat besar tertanam semangat Nasionalis itu sendiri. Bagi saya, barangsiapa dari kaum muda itu sendiri yang berani melakukan yang terbaik, meninggalkan keinginan dan kepentingan pribadi, berjuang untuk kepentingan rakyat, mau berjuang kepentingan bangsa dan mempertahankan NKRI maka mereka adalah sosok pahlawan dan cerminan masa lalu," jelasnya.
 
Termasuk, lanjut pria sapaan akrab Rio ini, pemuda yang masih konsisten menjaga ideologi negara merupakan ciri pahlawan masa kini.
 
"Pancasila adalah sesuatu yang prinsip yang harus kita tumbuhkan dalam proses kaderisasi kepemudaan kita, agar ideologi kebangsaan kita jaga secara bersama. Crminan kepahlawanan dalam diri pemuda adalah komitmen dan berani mempertahankan bahkan mengimplementasikan ideologi Pancasila dalam kehidupannya sehari-hari," kunci Rio.
BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS