17
Sun, Dec
20 New Articles

Salletto Ditunjuk Sebagai Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan

Mamuju
Typography
INFOSULBAR.COM, Mamuju — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Mamuju telah menetapkan Desa Saletto sebagai Desa sadar BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Mamuju.
 
Penetapan tersebut melalui launching Desa Saletto sebagai Desa sadar BPJS Ketenagakerjaan yang berlangsung di aula lantai tiga Kantor Bupati Mamuju, Kamis (12/10), kemarin.
 
Hal tersebut dilakukan melihat antusias Desa Saletto yang begitu besar dalam memandang BPJS ketenagakerjaan dengan melibatkan seluruh perangkat Desa Saletto sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan.
 
“Kami telah mendaftarkan seluruh perangkat Desa Saletto sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, dan ini juga merupakan suatu kesyukuran bagi kami karena Desa kami telah ditunjuk sebagai Desa BPJS ketenagakerjaan yang pertama di Kabupaten Mamuju," kata Kepala Desa Salletto, Abd. Wahid.
 
Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, Endah Ilyas Lubis dalam sambutannya mengatakan, bahwa BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan tugas dari Negara, sehingga dalam melakukan seleksi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang berstatus sebagai pekerja itu bisa bergabung tanpa seleksi.
 
“Ketika masyarakat yang terdaftar sebagai ketenagakerjaan mengalami meninggal dunia maka ahli warisnya akan menerima 48 kali dari gaji, tergantung jumlah besarnya gaji yang didaftarkan, sementara untuk kecelakaan kerja dan mengalami cacat seumur hidup itu akan mendapat 56 kali dari gaji,” kata Endah
 
Endah menambahkan, bahwa dengan bergabungnya tenaga kerja ke BPJS ketenagakerjaan di wilayah Kabupaten Mamuju berarti para tenaga kerja punya jaminan sosial.
 
Sementara itu, Bupati Mamuju H. Habsi Wahid melalui sambutannya mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan sangat bermanfaat bagi masyarakat Mamuju, karena hal ini dapat memberikan perlindungan terhadap tenagkerja, apakah itu tenaga kerja di bidang pertanian, perkebunan dan bidang jasa, akan terproteksi di BPJS ketenagakerjaan ini.
 
“Dan ini saya rasa tidak terlalu berat untuk masyarakat kita karena biaya yang digunakan untuk ikut sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan itu hanya Rp. 16.000.00 per bulan. Jadi ini tidak terlalu menjadi beban masyarakat di dalam memproteksi dirinya,” jelas Habsi.
BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS