20
Fri, Oct
57 New Articles

Suraidah Sayangkan Pemilihan Keke Muane Keke Baine Tak Terlaksana

Mamuju
Typography
INFOSULBAR.COM, Mamuju — Ketua DPRD Mamuju, Suraidah Suhardi ikut menyayangkan atas tidak adanya pelaksanaan even tahunan pemilihan Keke Muane Keke Baine Manakarra Tahun ini
 
"Selaku Ketua DPRD Mamuju saya sayangkan kenapa tahun ini tidak dilaksanakan pemilihan Ikebana. Dimana kita ketahui selama 16 Tahun sejak 2001 selalu dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Jadi Mamuju," kata Suraidah usai menerima pengurus Ikatan Keke Muane Keke Baine (IKEBANA) Manakarra di ruang kerjanya, Senin (10/7/17).
 
Menurutnya, kegiatan tersebut harus dilaksanakan setiap tahun sebab menjadi wadah bagi generasi muda Mamuju dalam mengeksplor pengetahuan tentang banyak hal, utamanya persoalan budaya dan kepariwisataan.
 
"Ini adalah ajang anak muda sebagai generasi Mamuju. Mereka bereksperimen di acara itu, bagaimana bisa menjadi generasi yang berbudaya. Di ajang ini juga kan mereka ditempa isu nasional, isu sosial dan juga memperkenalkan kebudayaan Mamuju," jelasnya.
 
Suraidah mengaku baru mendapatkan informasi bahwa kegiatan tersebut tidak dilaksanakan tahun ini.
 
"Jujur saya baru tahu kalau itu tidak dialokasikan anggarannya. Harusnya ini diperhatikan. Saya langsung follow up ke Pak Bupati, dan Pak Bupati menyampaikan bahwa itu tanggung jawab Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mamuju. Saya juga sudah telpon Ibu Kadis, alasannya tidak ada anggaran," katanya.
 
Olehnya Ketua DPC Partai Demokrat Mamuju ini harus tetap dilaksanakan. Ia pun berharap kepada IKEBANA untuk menemui Bupati Mamuju membicarakan lebih lanjut terkait hal itu.
 
Padahal, kalau dari awal ini diusulkan pasti bisa. Kita bisa bicarakan terlebih dahulu. Momentum ajang ini banyak ditunggu oleh para generasi, termasuk masyarakat Mamuju. Kan ada juga kegiatan seperti di Jakarta ada abang None, di Makassar ada Dara dan Daeng dan juga di semua Kabupaten di Sulbar itu ada," jelasnya.
 
"Saya juga sudah menyarankan Ikebana agar audience dengan Bupati Mamuju, mungkin ada kebijakan yang bisa ditempuh agar acara ini bisa dilaksanakan," sambung Suraidah.
 
Ia pun mendesak agar pemerintah daerah tetap berupaya agar ajang tersebut dapat dilaksanakan, meskipun waktu perayaan hari jadi Mamuju sudah sangat mepet.
 
"Harus diketahui, bahwa kegiatan itu kan bukan lomba gaya-gayaan. Tapi bagaimana para remaja ini mengenal kebudayaan, mereka bisa jadi duta budaya dan duta wisata Mamuju," tutupnya.
BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS