18
Sat, Nov
89 New Articles

INFOSULBAR.COM, Mamuju — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat, Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, memimpin upacara peringatan HUT Korps Brigade Mobil (Brimob) ke 72, Selasa (14/11/17) di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju.
 
Upacara tersebut dihadiri langsung oleh Para Pejabat Utama Polda Sulbar, Kasrem 142 Tatag, Kepala BNN Provinsi Sulbar, Wakabinda Sulbar, Bupati Mamuju, Para Kapolres bersama jajaran, Para Dandim se Sulbar dan seluruh tamu undangan lainnya.
 
Selain upacara, peringatan HUT Brimob ini sekaligus penandatanganan Prasti Barak Brimob yang ditempatkan di Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju.
 
Dalam amanatnya, Kapolda Sulbar Brigjenpol Baharuddin Djafar mengatakan bahwa Korps Brimob Polri adalah satuan elit kepolisian yang telah berkontribusi aktif bagi bangsa dan Negara Indonesia semenjak masa perjuangan. 
 
"Karena itu, keberadaannya tidak akan pernah bisa dilepaskan dari sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucap Kapolda.
 
Menurut Baharuddin, ukiran prestasi yang telah diperoleh oleh Krops Brimob Polri dimanapun bertugas, hendaknya menjadi motivasi untuk mempertebal semangat pengabdian kepada masyarakat. 
 
"Saya berharap kita tidak terlena dengan pencapaian yang telah diraih saat ini, justru sebaliknya harus dijadikan sebagai modal untuk berbuat yang terbaik khususnya dalam meraih kepercayaan masyarakat," katanya.
 
Kapolda juga berharap, citra Polri bisa terus ditingkatkan, khususnya untuk Brimob Polri melalui berbagai perannya dalam mengatasi kejahatan yang berintensitas tinggi.
 
"Hal ini sejalan dengan tema peringatan Hut Polri ke 71 krops Brimob Polri tahun 2017 yakni dengan semangat sinergitas, korps brimob Polri mewujudkan promoter untuk meraih kepercayaan masyarakat," sebutnya.
 
Ke depan, tambah Baharuddin, akan benyak agenda Nasional yang dihadapi seperti Pilkada serentak 2018, IMF-World Bank Annual Meeting 2018 dan Asian Games 2018.
 
"Tentunya memerlukan keterlibatan Brimob Polri agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar. Tunjukkan bahwa brimob Polri itu solid, bersinergitas, loyal dan dapat diandalkan oleh Bangsa dan Negara," tegasnya. 
 
"Semoga  Brimob dapat semakin dicintai serta dapat terus bermanfaat bagi kejayaan masyarakat, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tambahnya penuh harap.
 
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dirangkaikan dengan penandatanganan Prasasti bangunan Barak Brimob yang terletak di Rangas Kabupaten Mamuju.
 
“Saya harapkan Korps Brimob Polri terus berbenah dan melakukan evaluasi secara komprehensif agar mampu menjawab tantangan tugas di masa mendatang,” kuncinya.

INFOSULBAR.COM, Mamuju — Kepengurusan Organisasi Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Wilayah Sulawesi Barat di bawah Pimpinan Dr. Jamil Barambangi telah berakhir.
 
Untuk kelanjutan kepengurusan, KAHMI akan menggelar musyawarah wilayah sebagai bagian dari amanat organisasi. Hal ini telah ditindaklanjuti dengan dibentuknya Panitia Pelaksana Musyawarah Wilayah. 
 
Sekretaris Panitia, Nur Salim Ismail mengatakan, pelaksanaan Musyawarah Wilayah akan dilaksanakan di Mamuju, Ibukota Provinsi Sulawesi Barat. 
 
"Masalah waktunya nanti akan disampaikan lebih lanjut. Berhubung saat ini juga semua fokus pada persiapan Munas di Medan, Sumatera Utara," kata Nur Salim.
 
Sementara itu, Ketua KAHMI Sulbar, Jamil Barambangi menitipkan pesan agar kepengurusan ke depan di tubuh KAHMI dapat benar-benar memberi warna posisi terhadap proses pembangunan, khususnya di Sulbar. 
 
"Kita tentu memproyeksikan ke depan agar nantinya KAHMI ini benar-benar memberikan kontribusi konstruktif. Kritis tentu tak boleh dinafikan. Tapi yang lebih penting adalah konstruktifnya," jelas Jamil yang juga Kepala Balitbangda Sulbar ini. 
 
Ia juga mengharapkan agar figur-figur yang nantinya berkeinginan maju dalam musyawarah nantinya, benar-benar memiliki pondasi ke-HMI-an yang kuat. 
 
"Kita butuh orang yang mampu memadukan formasi sebagai insan akademis, pencipta dan pengabdi. Dan lebih penting lagi adalah ke-Islaman, keilmuan dan Kebangsaan yang tak diragukan lagi," pungkasnya.

INFOSULBAR.COM, Mamuju — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mamuju dan jajaran menggelar acara ngopi bersama wartawan di Mamuju, kamis (09/11/17).
 
Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Kejari Mamuju ini berlangsung secara sederhana dan suasana yang santai.
 
Kajai Mamuju, Andi Muhammad Hamka dalam kesempatannya menuturkan, pertemuan yang didesain dalam bentuk ngopi bareng ini sesungguhnya sudah sejak lama diagendakan.
 
"Acara ini adalah silaturahmi, agar jangan ada jarak. Nuansa seperti ini kita bina agar terjadi jalinan yang baik. Sebenarnya sudah lama diagendakan, karena kesibukan yang sangat menumpuk dan banyak agenda rapat sehingga baru hari ini kita bisa laksanakan," katanya di hadapan wartawan.
 
Hamka pun berharap agar kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkesinambungan.
 
"Mudah-mudahan bisa kita lakukan secara kesinambungan dan laksanakan semacam Ngopi bareng ini. Walaupun sederhana, tapi kita ambil hikmahnya, supaya kedepan terus kita lakukan. Komitmen kami bahwa wartawan adalah mitra dan keluarga kami, kita sama-sama terbuka," harapnya.
 
Dirinya juga menyampaikan, selama ini ada begitu banyak kendala yang dihadapi oleh Kejaksaan Negeri Mamuju.
 
"Kita di sini hanya belasan orang. Tenaga kita terbatas. Beda dengan Kejari tipe A lainnya, DKI, Palembang, Sumbar yang orangnya sampai 100 lebih. Makanya kadang sulit dalam melakukan proses kasus yang ada," sebutnya.
 
Dalam kesempatan itu, Kajari juga tetap komitmen untuk melakukan proses atas sejumlah kasus dugaan korupsi. Termasuk persoalan lain seperti Narkoba dan gerakan dari kelompok dan aliran organisasi yang berbau radikal.
 
Para wartawan juga diberi kesempatan untuk memberikan masukan kepada jajaran kejari Mamuju, utamanya terhadap sejumlah kasus yang dianggap tidak ada penyelsaian.
 
Salah satunya datang dari wartawan TVRI Sulbar, Awaluddin daeng Paindo. Awal yang juga bendahara Ikatan Jurnalis Sulbar ini meminta agar Kajari dan jajaran tetap fokus kepada kasus lama yang tidak ada titik terang penyelesaiannya.
 
"Kami berharap Kajari fokus pada kasus lama. Tidak usah membidik kasus yang baru dulu kalau kasus lama dibiarkan menumpuk. Olehnya, saya berharap agar kegiatan ngopi bareng seperti ini dapat dilakukan lagi, paling tidak di kegiatan seperti ini ada informasi yang bisa diketahui wartawan," harap Awal.

INFOSULBAR.COM, Mamuju — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, bersama Bupati Mamuju H. Habsi Wahid kembali menggelorakan program Safari Subuh dalam rangka mempererat jalinan tali silaturahim sekaligus sebagai upaya untuk memakmurkan masjid.
 
Kali ini, Selasa (7/11/17), Masjid At Taqwa yang menjadi sasaran. Masjid ini berada di Simbuang Jalan Jendral Gatot Subroto Mamuju, dekat terminal Bus Simbuang, Kecamatan Simboro, Mamuju
 
Kapolda Sulbar melalui Kabid Humas AKBP Hj. Mashura menjelaskan, program Safari Subuh rutin dilaksanakan sekali dalam sepekan dan dilakukan secara bergilir dari masjid ke masjid.
 
"Tujuannya untuk menjalin kebersamaan lewat Ibadah kepada Allah Subuhanahu Wata'alah," tutur Mashura.
 
Safari Subuh diawali dengan sholat subuh berjamaah dan selanjutnya diisi dengan ta’lim serta musyawarah dalam memajukan Sulawesi Barat.
 
Kapolda Sulbar Brigjenpol Baharuddin Djafar dalam kesempatannya mengungkapkan, bahwa untuk meningkatkan Ibadah itu memiliki faedah yang sangat banyak, selain dapat menjalin silaturahmi dengan sesama tentu juga mempermudah segala urusan di didunia.
 
"Perintah Allah itu harus diprioritaskan, apapun kesibukan dan kondisi kita karena banyak dalam Al-Qur’an dijelaskan Allah selalu memudahkan segala urasan umatnya yang taat kepadanya," jelasnya.
 
Sementara itu, untuk Safari Subuh selanjutnya panitia menunggu undangan dari masjid-masjid yang ingin dikunjungi langsung.

INFOSULBAR.COM, Mamuju — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Masyarakat Non Partisan (Jari Manis) Provinsi Sulawesi Barat, menggelar diskusi lintas pemuda, Jumat (10/11/17) di Warkop NU Nine, Karema, Mamuju.
 
Kegiatan bertema "Peran Pemuda Dalam Memperkokoh Persatuan Membangun Daerah dan Bangsa" dalam rangka memeringati Hari Pahlawan Nasional ke-72 Tahun 2017.
 
Diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan pemuda. Mereka di antaranya, Muhammad Yahya Hanafi (Sekretaris Ikatan Alumni PMII Cabang Mamuju), Muhammad Hatta Kainang (Praktisi Hukum dari LBH Sulbar) dan Muhammad Amril Daeng Marrui (Pengurus KNPI Sulbar).
 
Dalam kesempatannya, Ketua LSM Jari Manis Sulbar Ashari Rauf mengungkapkan, diskusi ini bertujuan untuk mewarisi semangat juang para pahlawan bangsa.
 
"Kita berdiskusi bersama bagaimana membangun perspektif dan menyatukan gagasan sekaligus memperkokoh persatuan kita dalam rangka memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah dan Bangsa," kata Ashari
 
Muhammad Yahya Hanafi, selaku narasumber menuturkan, pentingnya generasi muda memeringati momentum besar, 10 Novemre 2017, sebagai upaya untuk tidak melupakan sejarah para pahlawan.
 
"Pemuda adalah estafet kepemimpinan, maka pemuda harus kuat, punya moral yang baik dan siap meningkatkan kapasitas dan kualitasnya. Dari situlah generasi muda akan bisa ikut membangun kesadarannya memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara," jelasnya.
 
Narasumber lain, Muhammad Hatta Kainang, meneybut bahwa peranan pemuda dalam membangun daerah dan bangsa memiliki posisi strategis.
 
"Pemuda memang sangat seksi dalam menggerakkan isu. Pemuda harus mampu secara jernih melihat nilai-nilai perjuangan yang dilakukan oleh para pahlawan. Pemuda harus mampu menggerakkan komunitasnya secara positif, dan mereka itu dikala telah mampu melakukannya sehingga itu pantas disebut pahlawan," ucapnya.
 
Peranan lain, tambah Hatta, pemuda diharapkan mampu melanjutkan semangat juang yang dilakukan oleh para pahlawan pendahulu melalui ruang yang berbeda.
 
"Bagi saya, anak muda harus menanamkan nilai baik dan merubah masyarakat ke arah yang lebih baik. Ada banyak ruang dan kondisi dimana kita harus siap melakukan yang terbaik untuk bangsa dan negara kita, khususnya bagi daerah kita sendiri," harapnya.
 
Sementara itu, mantan Ketua KNPI Mamuju, Muhammad Amril Dg. Marrui mengungkapkan, kegiatan diskusi yang dilakukan seperti ini mencerminkan semangat nasionalisme yang diwarisi kaum muda.
 
"Ini cerminan bahwa dalam diri kita masih sangat besar tertanam semangat Nasionalis itu sendiri. Bagi saya, barangsiapa dari kaum muda itu sendiri yang berani melakukan yang terbaik, meninggalkan keinginan dan kepentingan pribadi, berjuang untuk kepentingan rakyat, mau berjuang kepentingan bangsa dan mempertahankan NKRI maka mereka adalah sosok pahlawan dan cerminan masa lalu," jelasnya.
 
Termasuk, lanjut pria sapaan akrab Rio ini, pemuda yang masih konsisten menjaga ideologi negara merupakan ciri pahlawan masa kini.
 
"Pancasila adalah sesuatu yang prinsip yang harus kita tumbuhkan dalam proses kaderisasi kepemudaan kita, agar ideologi kebangsaan kita jaga secara bersama. Crminan kepahlawanan dalam diri pemuda adalah komitmen dan berani mempertahankan bahkan mengimplementasikan ideologi Pancasila dalam kehidupannya sehari-hari," kunci Rio.

INFOSULBAR.COM, Mamuju — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat (Sulbar) Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, secara resmi membuka launching pembantukan Polisi pelajar sebagai duta kamtibmas Polda Sulbar, Rabu (10/11/17).
 
Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Apel Polres Mamuju Jl. KS. Tubun No. 46 dan dihadiri oleh para Pejabat Utama, Kapolres Mamuju, yang mewakili Gubernur dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulbar, serta para guru dan tamu undangan lainnya.
 
Dalam pelaksanaannya, Launching ditandai dengan pemasangan pin Polisi Pelajar kepada perwakilan masing-masing sekolah.
 
Kapolda Sulbar, Brigjenpol Baharuddin Djafar menyebutkan bahwa kegiatan ini sebagai kontribusi Polri terhadap pemerintah dalam mendukung pembangunan nasional khususnya pembangunan karakter sumber daya manusia.
 
Menurut Baharuddin, pembentukan polisi pelajar ini juga merupakan bentuk kepedulian Polda Sulbar terhadap generasi muda bangsa agar menjadi generasi yang memiliki karakter dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, dengan memiliki mental baja dan bertanggung jawab.
 
Olehnya, lanjut Baharuddin, kesempatan ini tentu dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pelajar yang tergabung menjadi duta kamtibmas untuk berlatih dan mempersiapkan diri dalam menghadapi seleksi calon anggota Polri.
 
"Untuk itu kepada anak-anakku sekalian, belajar dan berlatilah dengan sungguh-sungguh dan jangan lupa berdoa dalam meraih cita-cita. Oleh karena itu, anak-anak sekalian harus memiliki kesadaran diri untuk menjadi pribadi yang mandiri dan jadilah insan-insan yang cinta damai," kata Kapolda.
 
Selain itu, Ia juga mengharapkan pemangku kepentingan dan instansi terkait dapat bersinergi untuk bersama-sama membimbing dan menjaga anak-anak bangsa ini dengan penuh perhatian dan memberikan inspirasi untuk meraih cita-citanya.
 
"Kami mendukung segala bentuk kreatifitas dan motivasi generasi muda karena masa depan berada di pundak anak-anak sekalian” ucapnya.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura, menjelaskan polisi pelajar adalah siswa-siswa yang telah diberi pembekalan tentang pengetahuan dasar kepolisian guna menekan angka kenakalan remaja di sekolah.
 
"Polisi Pelajar itu akan menjadi contoh di tengah lingkungannya, sekaligus sebagai alat kontrol terhadap prilaku teman-temannya saat di sekolah guna mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan," kuncinya.

INFOSULBAR.COM, Mamuju — Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sulawesi Barat menggelar kegiatan sosial berupa donor darah, Selasa 7 November 2017, di Kantor/Sekretariat DPP PKPI Sulawesi Barat.
 
Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju dan Komunitas Donor Darah Kabupaten Mamuju.
 
Selain donor darah, DPP PKPI Sulbar juga membagi-bagi paket sembako kepada warga Kota Mamuju.
 
"Sebenarnya ini dalam rangka momentum Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan ini dari DPN PKPI. Ini dilakukan di 34 Provinsi di Indonesia," kata Ketua DPP PKPI Sulbar, Elisabeth Demmatakko.
 
Ia menyebutkan, sebanyak 50 kantong darah yang disiapkan PKPI bagi para pendonor. Sementara untuk sembako, ada sebanyak 120 paket yang disediakan dan dbagi-bagikan kepada warga Kota Mamuju.
 
"Harapan kami, semoga apa yang kami lakukan dapat bermanfaat kepada sesama kita, walaupun nilainya tidak berarti, tetapi minimal bisa meringankan beban saudara kita. Begitupun dengan donor darah ini semoga bermanfaat bagi saudara kita yang membutuhkan," harap anggota DPRD Kabupaten Mamasa dua periode itu.
 
Salah seorang warga, Bapak Hendra, mengaku antusias atas donor darah dan pembagian sembako yang dilaksanakan DPP PKPI Sulbar.
 
"Tentu kami sangat bersyukur atas perhatian yang dilakukan ini. Saya bawa beberapa warga dari Desa Bambu untuk menerima bantuan paket sembako ini," pungkasnya.

More Articles ...