18
Sat, Nov
89 New Articles

Asri Anas: Pemerintah Tidak Boleh Alergi Kritikan dari Media

Daerah
Typography
INFOSULBAR.COM, Mamuju — Tudingan Kepala Biro Humas dan Keprotokoleran Pemprov Sulbar di Antarasulsel.com, yang menganggap media tak berguna, mulai mendapat reaksi dari sejumlah pihak.
 
Salah satunya datang dari anggota DPD RI wakil Sulbar, Muhammad Asri Anas, Rabu (8/11/17).
 
Kepada INFOSULBAR.COM, Asri mengingatkan bahwa media merupakan mitra kerja pembangunan, sekaligus sebagai salah satu pilar demokrasi bangsa
 
"Pemerintah dimanapun di seluruh dunia selalu menempatkan media sebagai mitra pembangunan. Media sebagai bagian pondasi demokrasi tentu tugasnya mengungkapkan kebenaran," kata Asri.
 
Menurut senator dua periode itu, adapaun kritikan dan sorotan yang dilakukan wartawan kepada pemerintah tidak lantas menuding bahwa media tersebut tidak berguna dan tidak memberikan pemberitaan atau pencitraan positif.
 
"Etika jurnalistik itu berlaku universal untuk menyampaikan pemberitaan keberhasilan pemerintah, sekaligus mengingatkan melalui kritikan dengan fakta. Dan pemerintah tidak boleh alergi kritikan dari media," jelasnya.
 
Apalagi, tambah pimpinan Badan Anggaran (Banggar) MPR RI itu, pemerintah tidak dibenarkan melakukan ancaman, termasuk meutuskan kerjasama dalam rangka mewujudkan pembangunan di Sulbar.
 
"Ini era keterbukaan, tidak boleh menekan dan mengancam media dengan menghentikan kerjasama pemberitaa. Nanti publik akan menilai Pemda masih hipokritik, eufemisme dan itu ciri pemerintahan belum modern," ucapnya
 
Olehnya, mantan Ketua KNPI Sulbar pertama ini, berharap kepada Pemda agar leih intens berkomunikasi dan membangun koordinasi dengan semua media.
 
"Saran saya kepada Pemerintah Sulbar seringlah buat forum informal, biasakan buat press gathering agar ada forum redaktur menyampaikan masukan begitupun sebaliknya oleh pemerintah," kuncinya.
BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS